Kepala MTs Harapan Baru Ponpes Al Quran Cijantung Ciamis Idah Faridah SPd.I menyampaikan permohonan maaf atas tragedi susur sungai yang menyebabkan 11 siswa meninggal dunia. (Foto: Tangkapan Layar Video YouTube)

CIAMIS, iNews.id - MTs Harapan Baru Ponpes Al Quran Cijantung Ciamis menyampaikan permintaan maaf secara resmi terkait kasus tragedi susur Sungai Cileueur yang menewaskan 11 siswa. Permintaan maaf itu disampaikan melalui video yang diunggah di akun YouTube resmi Ponpes Al Quran Cijantung Ciamis tertanggal 18 Oktober 2021.

Dalam video, Kepala MTs Harapan Baru Ponpes Al Quran Cijantung Ciamis Idah Faridah SPd.I, didampingi tiga staf, menangis tersedu, mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya 11 siswa kelas 7 dan 8 dalam tragedi susur Sungai Cileueur pada Jumat 15 Oktober 2021 lalu.

"Salam silaturahmi serta doa kami sampaikan. Semoga bapak ibu beserta keluarga, selalu ada dalam lindungan Allah Subhannawataala. Pertama-tema kami sampaikan ucapan bela sungkawa yang teramat dalam disertai doa innalillahi wainailaihi roziun. Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu," kata Kepala MTs Harapan Baru mengawali video.

"Kami keluarga besar MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung Ciamis menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya serta duka cita yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa putra-putri terbaik kami. Semoga diampuni segala kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah Subhanawataala. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran," ujar Idah Faridah. 

"Untuk anandaku tercinta yang juga turut jadi korban selamat, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan ketabahan dalam melewati musibah ini," tuturnya sambil menangis.

"Permohonan maaf juga baru disampaikan saat ini sehubungan kami kemarin masih fokus pada penanganan korban dan masalah terkait dengan kejadian ini. Oleh karena itu, dimohon maklum adanya," ucap Idah Faridah. 

"Sehubungan masih dalam suasana berkabung maka untuk kegiatan belajar mengajar atau KBM di MTs Harapan Baru dilaksanakan di rumah masing-masing terhitung sejak tanggal 18  sampai 23 Oktober 2021 dengan diisi doa dan ibadah bersama keluarga sebagai bentuk pemulihan dan pendekatan trauma healing pascakejadian. Semoga musibah ini adalah musibah yang terakhir," ujar Kepala MTs Harapan Baru.

Diketahui, 11 siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung, Ciamis meninggal akibat terseret arus dan tenggelam di Sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis pada Jumat 15 Oktober 2021 sore. 

Saat itu, para korban dari kelas 7 dan 8 sekolah tersebut mengikuti latihan Pramuka berupa susur sungai. Berikut detik-detik peristiwa itu terjadi seperti disampaikan pembina pramuka Ropiah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Elin.

Kegiatan Pramuka berupa susur Sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, diikuti 150 siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Ciamis dari kelas 7 dan 8. Anak-anak usia 12 dan 13 tahun itu turun ke sungai dipandu oleh pembina Pramuka, salah satunya, Ropiah. 

Latihan Pramuka MTs Harapan Baru Cijantung dimulai pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan dalam latihan Pramuka itu salah satunya adalah menyusuri lingkungan sekitar sekolah dan susur Sungai Cileueur. 

Sayangnya, kegiatan berisiko tinggi itu tak dilengkapi dengan alat keselamatan lengkap. Akibatnya puluhan siswa hanyut ke tengah sungai dan tenggelam. Dari 21 siswa yang terseret arus dan tenggelam, 10 berhasil diselamatkan. Sedangkan 11 lainnya meninggal dunia. 

Berikut nama dan alamat lengkap siswa siswi MTs Harapan Baru yang meninggal dalam kejadian itu:
1. MUHAMMAD KAFKA FIRMANSYAH, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Kampung Cikumpa RT 006/ 005 Kelurahan Sukamajaya, Kota Depok
2. Alfian Nur Fauzi, umur 13 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Dusun Cikondang RT 002/002 Desa Kelas Datar, Kecamatan Dayeuhluhu, Kabupaten Cilacap
3. Khansaa Khoirun Nisa, umur 13 tahun pekerjaan pelajar, alamat Dusun Desa Kulon RT 009/003 Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Ciamis
4. Aldo Maulana Majid, umur 13 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Blok Pahing RT 002/002 Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka
5. Siti Zahra Anjani, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Kampung Cikumpa RT 03/05 Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok
6. CHANDRA RYZKIE HERNAWAN, umur 12 tahun, alamat Jalan Rd Okasabra Takusumah RT 03/30, Kelurahan Kecamatan/Kabupaten Ciamis
7. FAHRUROZI DWIKI HERMAWA, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Dusun Pakembaran RT 10/004, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan
8. FATAH FATHURRASYA, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Jalan Kramat Pulo Dalam II Nomor 103 RT 009/006, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat 
9. DEA RIZKY, umur 13 tahun, pekerjaan pelajar, alamat, Blok Sarimanik RT 15/004, Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka
10. Aditya Maulana, umur 12 tahun, pelajar, alamat Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. 
11. FAJRI PUTRA PRATAMA, umur 12 tahun, Pelajar, alamat Cikuning RT 05/01 Desa Terlaya, Bantarkalong, Kabupaten Brebes.


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network