Rumah rusak akibat tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di Kampung Kayu Manis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Minggu (8/3/2026) malam. (Foto: iNews).

CIANJUR, iNews.id - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di Kampung Kayu Manis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Minggu (8/3/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan dua rumah warga rusak berat. 

Peristiwa itu bermula ketika Ahmad Rudi yang baru pulang kerja meminta istrinya, Eros, untuk dibuatkan kopi. Saat Eros menyalakan kompor untuk memanaskan air, tiba-tiba terjadi ledakan keras yang menghancurkan sebagian besar rumah mereka dan merusak rumah tetangga di sampingnya.

Akibat kejadian tersebut, Eros dan anaknya Desi Kamila Fitriani, serta seorang warga bernama Nurhikmah mengalami luka serius. Ketiganya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Eros yang berada di lantai bawah mengalami luka bakar hampir 80 persen di sekujur tubuhnya. Sementara Desi Kamila Fitriani yang berada di lantai dua mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. 

Suami Eros yang berada di lantai tiga selamat, sedangkan tetangga mereka mengalami luka di bagian kaki karena tertimpa material bangunan.

Salah satu anak korban, Ai Imas mengaku tidak mengetahui pasti kronologi kejadian. Dia baru terbangun setelah mendengar suara jeritan dan melihat ibunya tertimpa reruntuhan dalam kondisi bersimbah darah. 

"Kejadiannya setengah dua belas malam, setelah itu saya dengar suara orang menjerit-jerit dari luar saya lihat pintu dapur kebuka dan pas saya lihat itu sudah pada runtuh," kata Ai.

Warga bersama aparat setempat kemudian mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Cimacan.

Kepala Desa Sukatani, Udin Sanusi Yandi mengatakan, peristiwa tersebut diduga dipicu ledakan tabung gas. Insiden itu menyebabkan tiga orang luka-luka dan dua rumah rusak berat.

Saat ini dua korban, yakni Eros dan anaknya, masih menjalani perawatan intensif dan direncanakan akan menjalani tindakan operasi. Sementara satu korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dan menjalani perawatan lanjutan di rumah.

Pemerintah desa setempat juga berencana mengevakuasi para korban ke rumah sementara yang disiapkan pihak desa, mengingat kondisi rumah mereka tidak lagi layak ditempati akibat kerusakan parah.

"Untuk penanganannya karena rumahnya hancur, tempat tinggal kita tempatkan rumah untuk disewa diberikan sewaan oleh pemerintah desa menyiapkan rumah orang lain untuk disewa," ujar Udin.  


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network