JAKARTA, iNews.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto menampik isu dirinya disebut-sebut sebagai calon pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan kabar yang beredar luas di media sosial tersebut tidak benar.
Suyudi menuturkan saat ini dirinya masih berkonsentrasi penuh menjalankan amanah Presiden Prabowo Subianto sebagai pimpinan BNN.
“Isu itu tidak benar. Saya sedang fokus menjalankan tugas di BNN RI,” ujar Suyudi, Senin (15/9/2025).
Ia juga meminta dukungan publik agar kinerjanya dalam memberantas narkoba di Indonesia bisa lebih maksimal. “Tolong dukung saya. Sekali lagi saya tegaskan, berita itu tidak benar,” kata jenderal bintang 3 asal Pandeglang, Banten itu.
Isu pergantian Kapolri sendiri muncul setelah insiden meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, serta kerusuhan dalam aksi unjuk rasa di Jakarta dan beberapa daerah pada akhir Agustus 2025.
Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menepis kabar bahwa Presiden Prabowo telah mengirim surat presiden (surpres) mengenai pergantian Kapolri kepada DPR. “Belum ada surpres yang dikirim ke DPR terkait pergantian Kapolri,” kata Prasetyo, Sabtu (13/9/2025).
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memastikan pimpinan dewan hingga kini tidak menerima surat dari Presiden.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap dengan segala keputusan Presiden terkait posisinya. Menurutnya, pergantian pucuk pimpinan Polri sepenuhnya hak prerogatif Presiden Prabowo.
“Sebagai prajurit, kapan saja saya siap,” kata Sigit usai bertemu Presiden di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).
Salah satu pihak yang mendesak Sigit mundur adalah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang menyoroti dugaan tindakan represif aparat dalam mengamankan aksi demonstrasi.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait