Ratusan hektare sawah tadah hujan di 6 kecamatan KBB terancam kekeringan. (FOTO: ILUSTRASI/ISTIMEWA)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Ratusan hektare sawah tadah hujan di 6 kecamatan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam kekeringan. Sebab, musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang akibat fenomena El Nino

Berdasarkan pemetaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KBB, sawah tadah hujan itu berada di Kecamatan Batujajar, Cihampelas, Cipatat, Cipongkor, Saguling, dan Sindangkerta. 

"Enam kecamatan itu paling rawan mengalami kekeringan karena area sawahnya mengandalkan sistem pengairan dari hujan," kata Kepala DKPP KBB Lukmanul Hakim.

Terdapat ratusan hektare sawah dengan luas bervariasi di enam kecamatan tersebut. Selain hujan, tidak ada cadangan pasokan sumber air lain yang bisa digunakan untuk mengairi persawahan. 

Saat ini, DKPP KBB berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Pemprov Jabar untuk mencari solusi guna menekan angka kerugian yang dialami petani akibat musim kemarau. 

Termasuk menyiapkan program agar petani tetap bisa bercocok tanam dan menghasilkan meski tidak menanam padi.

"Petani tetap harus produktif, tinggal bagaimana menyiapkan program di tengah pasokan air yang minim mereka tetap bisa bercocok tanam dan menggarap lahan pertaniannya," ujar Lukmanul Hakim. 

Lukmanul Hakim menuturkan, DKPP KBB telah mengimbau petani untuk mengubah jenis tanaman dari padi ke palawija yang tidak membutuhkan banyak pasokan air. 

Para penyuluh lapangan juga mengimbau petani untuk memundurkan masa tanam guna menghindari potensi terjadinya kerugian akibat gagal panen.

"Imbasnya bisa kepada hasil panen turun dan untuk menutupi kebutuhan pangan, kami mengeluarkan cadangan pangan di gudang bulog milik Pemda KBB," tutur Lukmanul Hakim. 

"Stoknya ada 10 ton dan bisa ditambah, karena kemarin sudah disalurkan sebanyak 3,5 ton untuk warga di Kecamatan Saguling," ucap dia.


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network