SUKABUMi, iNews.id - Polisi memburu geng motor yang menyerang sopir angkutan kota (angkot) jurusan Pasar Pelita-Terminal Sukaraja di Pintuhek, Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (19/8/2022) sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.
Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, kasus tersebut saat ini sedang diusut petugas Polsek Cikole sesuai TKP. Jajaran Polsek Kebonpedes berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Cikole.
"Sesuai locus delicti (lokasi kejadiaan) saat ini kasusnya ditangani oleh Polsek Cikole, namun kebetulan korban merupakan warga Kecamatan Kebonpedes. Alhamdulillah jajaran Polsek Cikole sudah melakukan penanganan dengan jemput bola datang ke rumah korban," kata Kapolsek Kebonpedes.
Iptu Tommy Ganhany menyatakan, korban akan dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum. Setelah itu akan membuat laporan polisi (LP) ke Polsek Cikole agar kasus perusakan dan kekerasan yang dialami oleh korban segera diproses.
"Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap. Jajaran Polsek Cikole sudah bekerja mengumpulkan keterangan dan barang bukti agar kasus ini segera bisa diselesaikan. Sementara untuk di wilayah Kebonpedes, kami akan melakukan antisipasi dengan melakukan patroli secara periodik di kawasan rawan kejahatan berandalan motor," ujar Iptu Tommy Ganhany.
Sebelumnya diberitakan, seorang pengemudi angkutan kota (angkot) jurusan Pasar Pelita-Terminal Sukaraja terluka di wajah akibat pecahan kaca mobil akibat lemparan batu yang diduga dilakukan geng motor. Peristiwa ini terjadi di Pintuhek, Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (19/8/2022) dini hari.
Korban Zakaria (52), warga Kampung Babakan Ranji, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang mengangkut penumpang pembawa sayuran ke Pasar Pelita Kota Sukabumi.
"Saya sedang berjalan pelan, tiba-tiba ada tiga motor yang dikendarai empat orang menyerang saya. Motor pertama kayanya motor besar kaya NMax, dikendarai satu orang, melemparkan batu yang dibungkus ke kaca depan mobil sehingga pecah," kata Zakaria kepada MNC Portal Indonesia (MPI).
Motor kedua, ujar Zakaria, dikendarai satu orang dengan mengacung-acung senjata tajam jenis celurit berukuran besar. Motor ketiga dikendarai oleh dua orang yang mengikuti dua motor di depannya. Setelah melakukan aksi penyerangan ketiga motor tersebut kabur ke arah berlawan menuju Ciaul.
"Saya yang mengalami luka sobek di barang dan mata membuat darah mengucur membasahi muka dan badan. Lalu saya diberi tissue oleh pedagang bandros yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Tidak lama ada rekan sesama sopir yang membawa saya ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH) dengan angkotnya dan angkot saya ditinggal di lokasi kejadian," ujar Zakaria.
Editor : Agus Warsudi
Kabupaten Sukabumi kota sukabumi polres sukabumi kota Aksi Brutal Geng Motor anggota geng motor geng motor geng motor berulah geng motor serang warga korban geng motor Kebrutalan geng motor
Artikel Terkait