Pemotor terpaksa harus mengisi kendaraannya dengan Pertamax saat melintas Jalur Pantura, Subang. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)
Yudy Heryawan Juanda

SUBANG, iNews.id - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Jalur Pantura Subang, masih langka. Bahkan di SPBU Patokbeusi, Pertalite sudah habis sejak sepekan terakhir dan belum mendapatkan pengiriman kembali.

Akibatnya, para pengendara roda dua yang melintas Jalur Pantura terpaksa harus mengeluarkan kocek lebih besar untuk mengisi kendaraan dengan Pertamax. Pasalnya, Pertalite di Jalur Pantura Subang masih langka.

Menurut pengelola SPBU Patokbeusi, Boim,  pihaknya sudah memesan Pertalite ke Pertamina, namun belum kunjung dikirim. Mereka beralasan meningkatnya permintaan Pertalite yang menyebabkan keterlambatan pengiriman.

"Selain itu pengiriman BBM jenis Pertalite dari Pertamina juga kini mengalami pengurangan. Setiap dikirim hanya mendapat jatah 8.000 liter. Stok sebesar itu langsung habis hanya dalam waktu sembilan jam," kata Boim, Senin (4/4/2022).

Kelangkaan Pertalite di Jalur Pantura Subang ini terjadi sejak pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp12.500 per liter.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT