BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terus berkomitmen untuk mengurangi jumlah angkutan kota (Angkot) tua yang masih beroperasi. Sejumlah angkot tua yang sudah melewati batas usia operasi 20 tahun ke atas dimusnahkan dengan skema reduksi besi tua.
Proses pemusnahan atau reduksi angkot yang sudah melewati batas usia operasional dengan cara dikanibal atau dipotong-potong menggunakan gerinda dan las. Ada 1.270 angkot tua yang terdata saat ini
"Menurut data ada sekitar 1.270 angkot di pusat kota (dari lima jalur trayek utama) yang usianya sudah di atas 20 tahun. Selama beberapa bulan ke depan akan secara bertahap membesituakan angkot ini. Jadi angkot di pusat kota akan berkurang setengahnya atau 635 unit sampai akhir tahun ini," kata Arya, Senin (2/3/2020).
Pola yang disepakati Dishub Kota Bogor dengan pengelola angkot berbadan hukum adalah reduksi konversi 2:1. Artinya, dua unit angkot tua akan dibesituakan dan digantikan dengan satu unit angkot tahun muda atau bisa juga baru, menyesuaikan kemampuan pengelola.
"Bagaimana modelnya, bagaimana polanya agar kondisinya memberikan manfaat untuk semua. Jadi, pemasukan sopir aman, penumpang nyaman, pemilik atau badan hukum juga diuntungkan, plus kemacetan bisa berkurang," katanya.
Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait