Prarekonstruksi pembunuhan ustaz di Bandung Kulon, yang disaksikan ratusan warga setempat. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNews.id – Polrestabes Bandung melanjutkan penyelidikan atas kasus pembunuhan Komandan Brigade Pengurus Pusat Persatuan Persatuan Islam (PP Persis) R Prawoto (40), yang juga seorang ustaz, dengan menggelar prarekonstruksi di lokasi kejadian. Hasil penyelidikan sementara pelaku yang menganiaya korban hingga tewas diduga mengalami depresi.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana mengatakan, pelaku Asep Maftuh (45) yang juga tetangga korban tetap akan menjalani proses hukum apapun hasil dari pemeriksaan tim kedokteran terhadap kondisi kejiwaanya.

“Kami akan tetap lakukan penahanan. Nanti untuk dinyatakan sakit jiwa atau tidak pada saat sidang di pengadilan,” tutur Maulana, Jumat (2/2/2018).

Dia menyebut, pelaku saat ini sudah ditahan, namun pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua dan dokter kepolisian. Hal ini terkait ada dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Masih kami dalami, karena ini kasus menonjol dan telah menjadi perhatian masyarakat. Pelaku diduga depresi, kami akan bawa ke RSJ dan diperiksa dokter Polri untuk memastikannya,” ujarnya.

Dalam prarekonstruksi, ada sebanyak 15 adegan yang diperagakan. Mulai dari pelaku merusak rumah korban, mengejar hingga menganiayanya dengan pipa besi. Petugas juga menambah pemeriksaan saksi menjadi 6 orang untuk mengetahui lebih rinci kronologis kejadian.

Sementara itu, kakak ipar korban, Didin Zaenudin mengatakan, almarhum dan Asep tinggal bertetangga di Blok Kasur RT 1/5, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Keluarga dia tidak di situ, namun ada banyak kerabatnya. “Perilakunya biasa, kalau lagi waktu salat dia salat. Tapi memang kadang dikenal suka mengamuk,” ujarnya.

Pantauan iNews, prarekonstruksi kasus pembunuhan tokoh agama itu disaksikan ratusan warga Kampung Blok Sawah, Cigondewah, Bandung. Mereka penasaran terhadap terjadinya kejadian hingga perkembangan penyelidikan atas pengungkapan kasus tersebut.

Diketahui, R Prawoto (40), tewas di tangan Asep Maftuh (45), tetangganya sendiri. Dia menganiaya korban yang seorang ustaz dengan menggunakan pipa besi hingga korban meregang nyawa. Kasus penganiayaan itu menggemparkan masyarakat Jabar, karena kembali salah satu tokoh agama yang menjadi korban penganiayaan.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network