BEKASI, iNews.id - Pelajar SMP ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan Kampung Srengseng Kali Abang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi. Korban ditemukan warga yang melintas tidak jauh dari rumahnya.
Penemuan jasad korban dengan sejumlah luka sayatan di tubuh menggemparkan warga setempat. Warga yang pertama kali melihat korban terkapar kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT sebelum diteruskan ke polisi.
"Kalau menurut informasi yang saya dapat, semalam ada telepon sekitar jam setengah tiga (dini hari) ada keributan di Srengseng Seberang, futsal tapi kronologinya saya tidak mentehaui," kata Ahmad, Ketua RT setempat.
Petugas Polsek Sukatani yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan korban tewas akibat tindak kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian pelajar tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
"Korban warga Desa Mulya tapi beda RT," ucapnya.
Kabar kematian Abimanyu membuat keluarga terpukul. Orang tua korban menangis histeris saat mengetahui anaknya tewas dalam kondisi mengenaskan.
Untuk memastikan penyebab kematian, polisi mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani autopsi.
Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Sukatani bersama Polres Metro Bekasi. Polisi juga meminta keterangan saksi untuk mengungkap peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait