CIREBON, iNews.id – Demonstrasi yang digelar ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (15/6/2026), membawa berkah bagi pedagang gorengan di sekitar lokasi. Dagangan yang baru dibuka menjelang aksi berlangsung ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam.
Seorang pedagang gorengan, Ade Arman mengatakan bahwa sengaja membuka lapak di dekat lokasi demonstrasi untuk memanfaatkan keramaian massa aksi. Keputusannya terbukti tepat karena lapaknya langsung diserbu demonstran.
Ramainya pembeli membuat Ade kewalahan melayani pesanan. Dia terus menggoreng dan melayani pelanggan yang datang silih berganti sejak aksi dimulai.
Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh dagangan yang dibawanya habis terjual. Ade mengaku omzet yang diperolehnya jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
"Takaran memang makin tipis, kan harga-harga bahannya pada naik. Ada demo lumayan, sudah laku seratus lima puluh ribu, biasanya tujuh puluh ribu paling banter," kata Ade Arman.
Sementara itu, sekitar seribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Cirebon. Dalam demonstrasi tersebut, massa menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta menuntut pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan memperkuat nilai tukar rupiah.
Di tengah aksi yang berlangsung, kehadiran ribuan peserta demonstrasi justru memberikan keuntungan bagi sejumlah pedagang kecil yang berjualan di sekitar lokasi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait