Pergerakan orang yang masuk ke sejumlah obyek wisata di KBB pada libur panjang lalu berkontribusi pada peningkatan kasus baru Covid-19 sekitar 10 persen. FOTO : Adi Haryanto

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan libur panjang telah bekontribusi pada peningkatan kasus Covid-19. Dinas ini pun akan mengawasi ketat saat libur Panjang Natal dan Tahun Baru.

"Hasil evaluasi kami, libur panjang sebelumnya berkontribusi pada peningkatan kasus baru Covid-19 sekitar 10 persen. Ini yang kami waspadai jelang libur Natal dan akhir tahun," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto, Minggu (13/12/2020).

Melihat pada pengalaman tersebut, Hernawan meminta agar masyarakat menahan diri tidak berpergian ke luar kota. Sebab kebanyakan kasus baru muncul dikarenakan oleh klaster keluarga dan pelaku perjalanan luar daerah.

"Ya, kalau tidak mendesak sebaiknya tidak pergi ke luar daerah dulu. Apalagi ke daerah zona merah," imbuhnya.

Saat ini, kata dia, menjelang libur akhir tahun, KBB sudah kembali ke zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19 dari sebelumnya berada di zona merah. Ini harus terus dipertahankan atau ditingkatkan angka kesembuhannya agar bisa ke zona kuning bahkan hijau.

Berdasarkan catatan Dinkes KBB, kasus Covid-19 di KBB menyentuh angka 1.242 orang. Rinciannya 397 orang positif aktif atau bertambah 15, lalu 818 orang dinyatakan sembuh atau ada penambahan 20 orang, serta 27 orang meninggal dunia. Jika dirata-ratakan per hari untuk kasus sembuh dan positif bisa sekitar 20 kasus.

Disinggung soal ketersediaan ruang isolasi khusus Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan, dia memastikan kondisinya aman. Walaupun sebelumnya sempat ada pasien positif yang masuk daftar tunggu. Itu dikarenakan lonjakan kasus dan yang sembuhnya fluktuatif, ada yang dirawat dan tapi ada yang sembuh.

"Meski sudah keluar dari zona merah, bukan berarti menurunkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19. Ancaman masih ada, dan kalau terjadi ledakan kasus lagi bukan tidak mungkin jadi zona merah lagi," pungkasnya.


Editor : Asep Supiandi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network