BANDUNG, iNews.id - Polresta Bandung menggelar Operasi Yustisi Stasioner atau penyekatan kendaraan dari luar daerah saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2021. Dari hasil penyekatan itu, lebih dari 500 kendaraan diputarbalikkan petugas gabungan.
Operasi tersebut digelar di beberapa titik, di antaranya Simpang 4 Tol Soreang, Pos Lantas Tangguh Simpang Cileunyi, dan Pos Lantas Tangguh Simpang 3 Kersen Bojongsoang, Sabtu (13/2/2021). Kendaraan-kendaraan dari luar wilayah Bandung menjadi objek sasaran kegiatan operasi.
Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol R Erik Bangun Prakasa mengatakan,dari operasi tersebut, petugas terpaksa memutarbalikkan 500 lebih kendaraan ke tempat asalnya. Kendaraan tersebut diminta kembali ke daerah asal karena tidak lolos pengecekan kelaikan kendaraan serta administrasi kendaraan, baik surat-surat kendaraan maupun surat-surat pengemudi.
Selain itu, para pengemudi dan penumpang kendaraan pribadi juga tidak membawa surat keterangan hasil RT-PCR atau rapid test antigen. Ratusan pengemudi dan penumpang kendaraan selanjutnya diminta untuk menjalani rapid test.
"Di simpang 4 Tol Soreang, ada 350 unit kendaraan diputarbalikkan dan jumlah peserta rapid test sebanyak 100 orang. Hasil rapid test menyatakan seluruhnya nonreaktif dan pembagian masker sebanyak 750 buah," katanya, Sabtu (13/2/2021).
Sementara di Simpang 4 Cileunyi, 120 kendaraan terpaksa diputarbalikkan ke tempat asalnya dan 25 orang pengemudi dan penumpang menjalani rapid test. Hasilnya, semua nonreaktif. Di lokasi tersebut, pihaknya juga membagikan masker sebanyak 250 buah.
"Kalau di simpang 3 Kersen Bojongsoang itu ada 35 kendaraan diputarbalikkan. Jumlah cek rapid test sebanyak 25 orang. Kemudian, hasil rapid test seluruhnya nonreaktif dan pembagian masker sebanyak 100 buah. Pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar," kata Erik.
Erik mengatakan, kegiatan penyekatan digelar dalam rangka penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dan menekan potensi penularan Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung. Operasi itu juga untuk pengamanan libur panjang Tahun Baru Imlek 2021.
"Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan operasi gabungan ini adalah kendaraan yang keluar dari Tol Soreang, terutama kendaraan yang datang dari luar wilayah Kabupaten Bandung (pribadi maupun angkutan umum)," ujar Erik.
Dalam operasi tersebut, pihaknya juga melakukan pengecekan kelaikan kendaraan serta administrasi kendaraan, baik surat-surat kendaraan maupun surat-surat pengemudi. Selain itu, pengecekan kesehatan dan surat keterangan hasil RT-PCR atau rapid test antigen terhadap pengemudi dan penumpang kendaraan pribadi.
Tidak hanya itu, pengecekan penerapan protokol kesehatan Covid-19 juga dilakukan, terutama kendaraan angkutan umum seperti bus atau Elf. "Kami juga menggelar rapid test antigen gratis kepada pengemudi dan penumpang transportasi umum," katanya.
Erik mengimbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas serta melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Kepada pengemudi dan penumpang kami imbau agar tertib berlalu lintas serta menerapkan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19," kata Erik.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait