BANDUNG, iNews.id - Komunitas pecinta e-liquid pertama di Indonesia, GLU Squad, tengah mencari jenderal regional di Kota Bandung. Jenderal regional ini akan bekerja sama dengan Fathiba selaku brand ambassador sekaligus Presiden GLU Squad dalam menggelar berbagai kegiatan sosial.
Creative Director GLU Rully Rachmadi mengatakan, GLU Squad merupakan komunitas yang terbentuk secara tidak sengajak pada 18 Agustus 2020. Tepatnya ketika GLU membutuhkan extras untuk keperluan shooting.
Akhirnya dicari melalui followers aktif Instagram yang sering memberikan komentar dan likes. Dengan metode ini, didapatkan 10 orang pertama yang akhirnya tergabung dalam sebuah grup WhatsApp bernama GLU Squad.
"Pertemanan antar-GLU Squad justru semakin erat. Secara jumlah, GLU Squad mengalami perkembangan cukup pesat pada 2021, sebanyak 500 anggota. Tidak hanya membanjiri DM Instagram @GLU.worldwide, permintaan untuk menjadi anggota juga masuk lewat Instagram brand ambassador GLU, @fathiba," kata Creative Director GLU.
Awal 2022, ujar Rully, perkembangan jumlah keanggotaan GLU Squad semakin tinggi 2022. Saat ini, anggota GLU Squad sebanyak 1.131 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Saat ini, GLU Squad sedang mencari jenderal regional Bandung guna memimpin program sosial untuk masyarakat. Peran dan tugas Jenderal Regional GLU Squad di antaranya adalah melakukan maintaining komunitas dalam berbagai macam kegiatan yang akan dilakukan oleh GLU Squad Regional Bandung. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan pada 2022,” ujar Rully.
Dengan struktur organisasi jelas dan proses manajemen solid, tutur Creative Director GLU, GLU Squad diharapkan menjadi komunitas yang semakin kreatif, berkembang, dan bisa membawa dampak positif bagi masyarakat.
Rully Rachmadi mengatakan, produk hasil pengolahan tembakau lain (HTPL) seperti rokok elektrik atau vape yang didukung oleh e-liquid terus meningkat setiap tahun. Peminat dari produk ini mencapai 2,2 juta pengguna per 2020.
"Bukan cuma itu, kehadiran beragam HTPL untuk vape, membuka lebar lapangan kerjaan di Indonesia, menyerap 50.000 tenaga kerja," tuturnya.
Menurut Rully, pasar e-liquid di Indonesia sangat luas. Kota Bandung merupakan salah satu pasar yang menyambut baik kehadiran e-liquid, kususnya GLU. “Masyarakat mendukung program-program yang dijalankan GLU Squad, seperti GLU Bangga (Bantu Warga). Program ini diinisiasikan untuk membantu warga sekitar dengan berbagi sembako, perabotan rumah tangga, dan uang tunai,” ucap Rully.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait