Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang terus meluas. (Foto: iNews TV/Mahardika)

KUNINGAN, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kobaran api yang disertai kepulan asap tebal terus meluas akibat tiupan angin kencang serta banyaknya ranting dan semak belukar kering mudah terbakar.

Api pertama kali terdeteksi oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) sejak Senin (7/9/2026) pukul 14.00 WIB. Hingga Selasa siang, petugas masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik yang terdampak.

Kebakaran terlihat membakar area vegetasi kering, termasuk pohon sonokeling, ranting, serta semak belukar yang berada di kawasan Gunung Ciremai. Kondisi medan yang cukup sulit, ditambah angin yang bertiup kencang, membuat api cepat merambat dan menyulitkan proses pemadaman.

Ketua Relawan Nandar mengatakan, lebih dari 50 relawan diturunkan untuk membantu proses pemadaman bersama petugas gabungan. Tim gabungan dari BTNGC, TNI-Polri, BPBD, komunitas pemadam api, hingga relawan dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran.

"Kami menurunkan lebih dari 50 orang lalu bergabung dengan tim gabungan padamkan kebakaran," ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Menurut Nandar, meski api sempat berhasil dipadamkan di beberapa titik, petugas kembali menemukan adanya titik api baru serta kepulan asap di kawasan tersebut.

"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan, tapi kemudian kami dengar ada titik api lagi. Ada juga muncul asap di lapangan sehingga kami tetap koordinasi dengan tim gabungan," katanya.

Hingga kini, luas area yang terdampak kebakaran belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan pendataan sekaligus melakukan pemantauan terhadap titik api yang muncul. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kuningan, api dengan cepat membakar kawasan yang dipenuhi material kering seperti ranting pohon dan rumput kering.

BTNGC mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan Gunung Ciremai untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta bersama-sama melakukan pencegahan agar kebakaran tidak kembali terjadi. Petugas memastikan proses pemadaman akan terus dilakukan hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network