CIREBON, iNews.id - Seorang perawat bernama Tiara mengalami luka serius di wajah setelah diduga dianiaya seorang dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit yang sama di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Penganiayaan yang terjadi di area rumah sakit tersebut.
Penganiayaan ini diduga dipicu kecemburuan pelaku setelah korban menjalin hubungan dengan pria lain dan menolak melanjutkan hubungan mereka.
"Sebelumnya memang betul saya ada hubungan dengan beliau tapi karena sekarang sudah ada pacar saya yang baru, niatnya saya sudah stop sama beliau dan saya mau serius dengan pacar saya," kata Tiara.
Peristiwa itu terjadi di ruang instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Sumber (RS) Waras, Kabupaten Cirebon. Akibat kejadian tersebut, Tiara mengalami luka di wajah dan melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polresta Cirebon.
Dia menyampaikan, persoalan bermula ketika Tiara mengirimkan foto bersama pacar barunya kepada dokter tersebut. Dokter itu diduga tidak terima melihat korban menjalin hubungan dengan pria lain, terlebih setelah Tiara menolak melanjutkan hubungan yang telah terjalin sebelumnya.
Perselisihan tersebut kemudian berujung pada dugaan penganiayaan. Tiara mengalami luka serius di bagian wajah hingga harus melaporkan kejadian itu kepada polisi.
"Beliaunya tidak terima karena merasa saya mengkhianati beliau akhirnya terjadi pemukulan," ucapnya.
Sementara itu, pihak manajemen RS Sumber Waras, menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada polisi. Pihak rumah sakit juga menyebut dokter yang diduga terlibat telah dua kali tidak memenuhi panggilan manajemen.
"Pihak rumah sakit menyerahkan itu ke jalur hukum dari dokternya maupun perawatnya, kita serahkan ke kepolisian. Kalau rumah sakit untuk pelanggaran etik atau tidaknya kita belum mengambil keputusan karena masih dibahas di manajemen dan komite etik," ujar Wakil Direktur RS Sumber Waras, dr. Heskiano.
Saat ini, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Cirebon menangani kasus tersebut untuk mendalami dugaan penganiayaan dan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait