Chiki Ngebul (Foto: bandung.inews.id)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengerahkan personel di semua fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di 16 kecamatan untuk mendeteksi kasus keracunan Chiki Ngebul (Chikbul). Pengerahan personel ini dalam upaya melakukan penanganan cepat jika terjadi kasus tersebut. 

"Kami optimalkan personel di semua fasilitas kesehatan agar ketika muncul kasus keracunan jajanan tersebut bisa cepat dilaporkan," kata Sub Koordinator Farmasi, Makanan Minuman, Kosmetik dan Tradisional Dinkes KBB, Rendra Gustiawan, Jumat (13/1/2023).

Hingga kini, Dinkes KBB  belum menerima ada laporan kasus tersebut. Meskipun kasus keracunan setelah mengonsumsi jajanan Chiki Ngebul di Jawa Barat telah ditemukan sebanyak 28 anak dari dua daerah Tasikmalaya dan Bekasi. 

"Kebanyakan anak-anak itu mengalami gangguan peradangan usus setelah mengonsumsi jajanan berefek asap dari nitrogen cair," ujarnya.

Dijelaskannya, organ usus pada usia anak-anak lebih lemah ketika cairan nitrogen ini dikonsumsi. Akibatnya peradangan pada dinding usus bisa terjadi akibat jajanan Chiki Ngebul tersebut. Terutama pada usia anak yang belum cukup baik daya tahan tubuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, guna mengantisipasi peristiwa serupa pihaknya bakal melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pengawasan dan pembinaan kepada para pedagang Chiki Ngebul. Itu dilakukan agar mereka bisa mengetahui dan memahami terkait bahaya cairan nitrogen yang terkandung di dalamnya.

"Sentra-sentra jajanan dan tempat-tempat wisata yang mungkin ada penjual Chiki Ngebul akan kami datangi untuk diberikan edukasi. Diimbau para pedagang agar tidak menjualnya lagi," ucapnya. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network