Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama para penyapu koin di Jembatan Sewo, Indramayu yang diminta hentikan sementara aktivitasnya selama arus mudik Lebaran 2026 demi keselamatan. (Foto: Ist)

INDRAMAYU, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung meninjau aktivitas penyapu koin di wilayah perbatasan Indramayu, Rabu (18/3/2026). Aktivitas tersebut diminta dihentikan sementara selama arus mudik Lebaran 2026.

Kebijakan penyapu koin Jembatan Sewo ini diambil karena jalur pantura diprediksi akan dipadati pemudik. Keberadaan penyapu koin dinilai berisiko mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan.

Gubernur Jabar menegaskan penghentian aktivitas ini bersifat sementara demi menjaga keamanan semua pihak, termasuk para penyapu koin.

“Pokoknya mereka disuruh pulang, tidak boleh mencari koin lagi di jalan, minimal selama 15 hari,” ujarnya dikutip dari iNews Indramayu, Rabu (18/3/2026).

Sebagai bentuk perhatian, pemerintah tidak hanya melarang, tetapi juga menyiapkan bantuan bagi penyapu koin Jembatan Sewo selama masa penghentian aktivitas.

“Nanti kami siapkan uang Lebaran bagi mereka. Nominalnya Rp50.000 per hari,” katanya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut.

Diketahui, fenomena penyapu koin Jembatan Sewo telah berlangsung lama dan menjadi pemandangan khas di jalur Pantura Indramayu. Namun di balik itu, aktivitas ini juga memiliki risiko tinggi karena dilakukan di tengah arus kendaraan.

Dengan meningkatnya volume kendaraan saat mudik Lebaran 2026, potensi kecelakaan dinilai semakin besar jika aktivitas tersebut tetap berlangsung. Pemerintah pun berharap masyarakat dapat mematuhi kebijakan ini demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026 serta keselamatan bersama.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network