KUNINGAN, iNews.id – Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan, Selasa (18/8/2026). Area yang terbakar semakin meluas hingga lebih dari 90 persen kawasan.
Keterbatasan pasokan air serta kelelahan petugas membuat proses pemadaman menghadapi kendala, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
"Kami juga mendapat bantuan dari Pak Gubernur Provinsi Jawa Barat dan tadi saya telepon ke Pak Sekda dan malam ini juga dikirim antuan water supply, itu yang sangat kami perlukan untuk saat ini," ujar Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.
Pantauan udara memperlihatkan gumpalan asap pekat keluar dari gundukan sampah di TPA Ciniru, Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Area tempat pembuangan sampah tersebut memiliki luas lebih dari 5,5 hektare.
Memasuki hari kedelapan, bara api masih terlihat di sejumlah titik dan sulit dikendalikan. Lebih dari 90 persen kawasan TPA disebut telah terbakar.
Beberapa hari sebelumnya, berdasarkan pengamatan dan pemetaan menggunakan drone termal oleh BPBD Provinsi Jawa Barat, titik api dengan suhu di atas 80 derajat Celsius masih memenuhi area TPA seluas 5,5 hektare tersebut.
Tiupan angin kencang serta material sampah yang didominasi bahan mudah terbakar membuat kobaran api terus meluas. Kondisi tersebut menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman secara menyeluruh.
Keterbatasan pasokan air juga menjadi kendala dalam proses pemadaman. Selain itu, sejumlah petugas mengalami kelelahan hingga gangguan kesehatan setelah berhari-hari berjibaku memadamkan api.
Bahkan, seorang petugas sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas dan limbung akibat terlalu banyak menghirup asap.
Untuk mempercepat penanganan, Bupati Kuningan meminta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan mengerahkan sejumlah kendaraan penyedia air atau water supply.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung. Langkah ini juga dilakukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan pencemaran udara.
Pemerintah daerah berupaya mempercepat pemadaman guna mengurangi dampak kebakaran terhadap aktivitas serta kesehatan masyarakat di sekitar TPA Ciniru.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait