Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Binong Aep Saepudin dan anggota membagikan sembako untuk 73 warga Desa Kihiyang yang tengah menjalani isolasi mandiri. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Binong, Kabupaten Subang memberikan bantuan sembako bagi 73 warga Desa Kihiyang yang tengah menjalani isolasi mandiri akibat positif terpapar virus Corona, Kamis (17/6/2021). Mereka juga memberikan semangat kepada warga agar kembali sehat.

Selain itu satgas juga melarang segala kegiatan yang mengundang kerumunan termasuk hajatan untuk mencegah adanya klaster baru.

Ketua dan anggota Satgas Covid-19 Kecamatan Binong mengunjungi satu persatu warga Desa Kihiyang yang tengah melakukan isolasi mandiri. Dalam kunjungannya itu, satgas memberikan semangat dan sembako.

"Perhatian ini diberikan satgas bagi para pelaku isolasi mandiri agar mereka tetap semangat sehingga imunitas meningkat dan segera kembali sehat. Petugas kesehatan juga secara rutin mengunjungi mereka untuk memeriksa kesehatan dan memberikann vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan," kata Camat Binong Aep Saepudin.

Menurut Aep yang merupakan Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Binong, segala kegiatan warga yang mengundang kerumunan, terutama hajatan dilarang.

Aep juga kembali mengingatkan warga untuk selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) dan jangan menganggap remeh anjuran pemerintah. "Tujuannya untuk mencegah terjadi klaster baru penularan Covid-19," ujar Aep.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 84 orang di Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat terpapar Covid-19. Penularan virus Corona di desa ini terjadi setelah seorang warga menggelar hajatan. Acara dihadiri ratusan warga desa, mereka berkerumun.

Dari 84 warga positif Covid-19 tersebut, sembilan orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan puluhan warga lainnya masih menjalani isolasi mandiri.

Saat ini akivitas warga di Desa Kihiyang, tampak sepi, Selasa (15/6/2021). Hanya terlihat beberapa warga yang melintas menggunakan sepeda motor. 

Klaster penularan Covid-19 hajatan ini terungkap setelah warga yang menggelar resepsi berobat ke Puskesmas Binong dengan keluhan demam dan batuk. Setelah dites swab, ternyata warga tersebut positif Covid-19.

"Pihak Puskesmas Binong lantas melakukan tracing. Hasilnya 84 warga diketahui positif terpapar Covid-19," kata Kepala Puskesmas Binong.

Petugas Puskesmas Binong, ujar Anang, terus melakukan tracing dan testing serta sosialisai kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).  

Sementara itu, kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Subang mengalami peningkatan cukup tajam pascalibur lebaran 2021. Sampai saat ini, 6.000 lebih warga Subang telah terpapar Covid-19. Sebanyak 200 lebih di antaranya meninggal dunia.

Selain Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, penularan Covid-19 juga terjadi di Dusun Dukuh Barat, Dukuh Tengah, dan Dukuh Girang, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. 

Sebanyak 31 warga di tigas dusun tersebut positif terpapar Covid-19, tujuh di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 24 warga lainnya saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

Satgas Covid-19 Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang menetapkan Dusun Dukuh Barat berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan Virus Corona.

Karena itu, Dusun Dukuh Barat lockdown. Sejumlah jalan dan gang di dusun tersebut ditutup dengan portal. Terpasang sebuah triplek dengan tulisan, seperti "Ditutup Sementara", "Ditutup, Zona Merah" dan "Mohon Maaf Jalan Ditutup Sementara, PPKM Mikro Covid-19". 

Orang dari luar dusun dilarang masuk. Sedangkan warga di Dusun Dukuh Barat dilarang keluar dari lingkungan tempat tinggal mereka. Pantauan di lokasi, Dusun Dukuh Barat tampak sepi dari aktivitas warga. 

Kepala Puskesmas Jatibaru Doding Saepudin mengatakan, selain di Dusun Dukuh Barat, dua dusun lain di Desa Dukuh juga mengalami peningkatan kasus penularan Covid-19. Dua dusun tersebut antara lain, Dukuh Tengah dan Dukuh Girang.  

"Berdasarkan penelusuran dan evaluasi, kebanyakan klaster rumah tangga yang setelah mudik lebaran. Kami terus melakukan tracing kontak erat warga yang positif Covid-19. Saat ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Subang juga memperketat protokol kesehatan," kata Doding.

Kasus Covid-19 juga merambah Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari. Sebanyak 30 warga terpapar virus Corona, 3 di antaranya meninggal dunia. Akibat penularan Covid-19 dari klaster keluarga itu, saat ini Desa Sukamaju lockdown.


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network