CIANJUR, iNews.id – Aksi penganiayaan brutal dialami tujuh karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Mekarjaya, Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026) malam.
Mereka dianiaya sekelompok warga yang kesa; usai lamaran pekerjaan mereka di dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) ditolak.
Aksi penganiayaan dan perusakan tersebut sempat direkam warga dan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaan amatir yang beredar, terlihat salah seorang karyawan SPPG menjadi bulan-bulanan warga yang tersulut emosi.
Pihak pengelola dapur tidak menerima para pelaku karena dianggap tidak memenuhi kriteria maupun standar kualifikasi yang dibutuhkan.
Tak terima dengan keputusan tersebut, para pelaku melampiaskan kemarahannya secara brutal kepada para pekerja yang tengah berada di lokasi. Selain menganiaya karyawan, massa juga merusak fasilitas ruang kerja, serta merampas telepon seluler (HP) dan sejumlah uang tunai milik korban.
Kuasa hukum korban, Muhammad, membenarkan aksi anarkis yang menimpa para pekerja di fasilitas pelayanan gizi tersebut.
"Akibat kejadian tersebut, sebanyak tujuh orang karyawan menjadi korban penganiayaan para pelaku. Selain itu, sejumlah fasilitas di dapur MBG juga rusak," ujar Muhammad, Rabu (14/10/2026).
Ketujuh korban yang mengalami luka-luka dan kerugian materiil kini telah resmi melaporkan kasus penganiayaan, perusakan, serta perampasan ini ke Satreskrim Polres Cianjur agar para pelaku segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait