CIREBON, iNews.id – Bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tak hanya meluluhlantahkan 165 rumah warga.
Bencana yang terjadi pada Minggu (30/12/2018) petang juga merusak enam bangunan sekolah. Kerusakan rata-rata terjadi pada bagian atap karena hilang diterjang angin. Keenam gedung sekolah yang rusak antara lain MTs, SMA, dan SD.
Keua PGRI Kabupaten Cirebon, Edin Suhaedin mengatakan, meski enam gedung sekolah rusak aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah itu harus tetap berjalan.
“Anak-anak mulai kembali aktif masuk sekolah pada 2 Januari 2019 nanti. Kami minta para siswa yang sekolahnya terdampak bencana bisa terus mengikuti kegiatan belajar mengajar sekalipun harus menggunakan tenda darurat,” katanya, Senin (31/12/2018).
Sejumlah guru yang melihat kondisi sekolah tak kuasa menahan tangis, PGRI Kabupaten Cirebon juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar segera dilakukan perbaikan sarana sekolah yang rusak.
Diketahui, angin puting beliung yang menerjang Desa Panguragan Kulon pada Minggu petang mengakibatkan 165 rumah warga rusak parah dan sebagian rata tanah. Bencana itu juga menyebabkan satu balita meninggal dunia dan 10 orang lainnya luka-luka.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait