MAJALENGKA, iNews.id - Proses evakuasi rombongan pemudik yang menjadi korban kecelakaan maut di Kabupaten Majalengka terus dilakukan secara bertahap. Enam jenazah dan sejumlah korban luka diberangkatkan menuju Karawang pada Selasa (24/3/2026).
Sebanyak delapan unit ambulans dari Karawang tiba di RSUD Majalengka untuk menjemput para korban. Evakuasi dilakukan secara bertahap guna mempercepat pemulangan korban ke daerah asal.
PSM Rengasdengklok Jejen Zaelani menyampaikan dari total 21 penumpang dalam kendaraan elf, 19 orang telah berhasil diidentifikasi. Dari jumlah tersebut, enam orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka.
“Baru 19 yang terkonfirmasi. Untuk enam jenazah, hari ini akan kita bawa bersama empat korban luka ringan ke Karawang,” ujar Jejen.
Korban luka ringan turut dipulangkan bersama jenazah, sementara lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Jejen menjelaskan sejumlah korban dengan kondisi luka berat hingga kritis masih dirawat di rumah sakit dan belum dapat dipulangkan.
“Korban dirawat di RSUD Majalengka dan RSUD Cideres. Mereka yang luka berat dan kritis belum bisa dipulangkan. Nanti akan dijemput setelah kondisi membaik,” katanya.
Saat ini, tim evakuasi dari Karawang tengah dalam perjalanan kembali setelah menjemput korban di Majalengka.
Diketahui, kecelakaan terjadi di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) malam. Kendaraan elf bernomor polisi Z 7012 CN yang membawa sekitar 20 warga Karawang mengalami kecelakaan.
Diduga, kecelakaan terjadi akibat rem kendaraan tidak berfungsi. Sopir kehilangan kendali saat melintasi jalur turunan hingga kendaraan terperosok dan terbalik.
Akibat peristiwa tersebut, enam orang meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan di RS Talaga dan Puskesmas Cikijing.
Proses evakuasi korban kecelakaan Majalengka ini diharapkan berjalan lancar agar seluruh korban dapat segera kembali ke Karawang dan mendapatkan penanganan lanjutan.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait