Satu dari tujuh gang di Dusun Dukuh Barat, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem yang ditutup menyusul puluhan warga terpapar Covid-19 dan tujuh di antaranya meninggal dunia. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Tujuh dari 31 warga di Dusun Dukuh Barat, Dukuh Tengah, dan Dukuh Girang, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang yang positif terpapar Covid-19, meninggal dunia. Sedangkan 24 warga lainnya saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

Menyusul kasus tersebut, Pemerintah Desa Dukuh melakukan karantina atau lockdownd lokal di Dusun Dukuh Barat. Puluhan warga tersebut terpapar virus Corona diduga setelah mudik dan berwisata saat libur panjang lebaran beberapa waktu lalu.

Satgas Covid-19 Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang menetapkan Dusun Dukuh Barat berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan Virus Corona.

Karena itu, Dusun Dukuh Barat lockdown. Sejumlah jalan dan gang di dusun tersebut ditutup dengan portal. Terpasang sebuah triplek dengan tulisan, seperti "Ditutup Sementara", "Ditutup, Zona Merah" dan "Mohon Maaf Jalan Ditutup Sementara, PPKM Mikro Covid-19".

Orang dari luar dusun dilarang masuk. Sedangkan warga di Dusun Dukuh Barat dilarang keluar dari lingkungan tempat tinggal mereka. Pantauan di lokasi, Dusun Dukuh Barat tampak sepi dari aktivitas warga.

Ade, warga Dusun Dukuh Barat mengatakan, sebanyak 31 warga terpapar Covid-19 dan tujuh di antaranya meninggal dunia. Warga terpaksa menutup sebagian akses jalan dan hanya membuka satu gang untuk masuk ke dusun. Ini dilakukan untuk membatasi aktivitas warga dan melarang warga luar untuk masuk.

"Gang-gang ditutup, ada tujuh. Sementara lah. Orang luar ya gak boleh masuk. Cuman satu gang yang dibuka. Itu pun hanya untuk petugas mengecek yang sedang melakukan isolasi mandiri," kata Ade, Kamis (10/6/2021).

Ade mengaku takut dan khawatir dengan banyaknya warga yang terpapar Covid-19. "Ya ngeri juga. Takut ketularan," ujar Ade.

Kepala Puskesmas Jatibaru Doding Saepudin mengatakan, selain di Dusun Dukuh Barat, dua dusun lain di Desa Dukuh juga mengalami peningkatan kasus penularan Covid-19. Dua dusun tersebut antara lain, Dukuh Tengah dan Dukuh Girang. 

"Berdasarkan penelusuran dan evaluasi, kebanyakan klaster rumah tangga yang setelah mudik lebaran. Kami terus melakukan tracing kontak erat warga yang positif Covid-19. Saat ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Subang juga memperketat protokol kesehatan," kata Doding.


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network