Suasana pemakaman tiga anak kakak beradik di Majalengka yang meninggal setelah mengalami demam tinggi. (Foto: iNews TV/MOHAMAD ZENI JOHADI)

MAJALENGKA, iNews.id - Tiga anak dalam satu keluarga di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, meninggal dunia secara beruntun setelah mengalami demam tinggi dan gangguan kesehatan. Dinas Kesehatan masih menelusuri penyebab pasti kondisi tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban.

Ketiga anak tersebut masing-masing berusia 6 tahun, 4 tahun, dan 10 bulan. Sebelum meninggal, mereka mengalami sejumlah keluhan seperti demam tinggi, batuk, lemas hingga kejang.

Dua anak meninggal setelah sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Cideres. Sementara anak bungsu yang masih berusia 10 bulan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ruang ICU.

Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Balida kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban, termasuk mengambil sampel swab untuk pemeriksaan lebih lanjut, Selasa (22/9/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan penyebab penyakit yang dialami anggota keluarga tersebut.

Kepala Puskesmas Balida, Iman Wahyudi, mengatakan keluhan yang ditemukan pada keluarga korban antara lain demam tinggi, batuk, pilek, mual, dan pegal.

"Untuk sementara kemarin pemeriksaan keluhannya panas tinggi, batuk, pilek, mual, pegal, itu kemungkinan gejala virus," ujarnya, Selasa (22/9/2026).

"Dugaan awal karena virus namun untuk memastikan perlu pemeriksaan lebih lanjut," katanya lagi.

Iman mengatakan kondisi cuaca yang kurang baik juga diikuti peningkatan jumlah pasien dengan keluhan serupa. Namun, kondisi tersebut belum dapat menjadi dasar untuk memastikan penyebab meninggalnya ketiga anak tersebut.

"Untuk sementara karena cuaca lagi jelek ya sekarang. Kebanyakan pasien berobat sekarang 80 persen gejala panas tinggi, batuk, pilek, kemungkinan cepat menularnya karena virus," ucapnya.

Kepala Desa Gandu Iwan Setiawan mengungkapkan, kedua orang tua ketiga anak tersebut juga sempat mengalami keluhan kesehatan. Bahkan, dia mengaku merasakan gejala serupa.

"Saya juga merasakan gejalanya. Saya lagi menonton televisi tiba-tiba mata kurang penglihatan, pusing, menggigil dan suhu badan tinggi," ujarnya.

"Saya sempat sakit 4 hari dengan gejala seperti orang tua dari ketiga anak-anak ini," katanya.

Dia menduga penyakit ini menular dari orang tuanya baru kepada ketiga anak tersebut.

"Kemungkinan turun dari orang tuanya, karena yang sakit duluan bapaknya, istrinya terus anak-anaknya. Anak-anak sempat dibawa ke klinik lalu dibawa ke rumah sakit dan meninggal," ucapnya.

Dinas Kesehatan Majalengka masih melakukan penelusuran dan menunggu hasil pemeriksaan medis serta laboratorium untuk memastikan penyebab kondisi yang dialami keluarga tersebut. Pemeriksaan diperlukan agar penyebabnya tidak disimpulkan hanya berdasarkan gejala.

Sementara itu, masyarakat diimbau menjaga kondisi kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika mengalami keluhan seperti demam, batuk, atau pilek.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network