LEBAK, iNews.id - Nasib malang menimpa dua bocah warga Kampung Sabagi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Keduanya menderita luka bakar saat bermain meriam spiritus, Rabu (25/2/2026).
Identitas kedua korban diketahui berinisial AA (7) dan SM (13). Mereka mengalami luka bakar di bagian wajah dan sejumlah bagian tubuh akibat semburan api dari meriam rakitan berbahan spirtus tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat kepanikan saat api tiba-tiba menyambar dan memicu ledakan. Warga yang berada di lokasi langsung menyiram tubuh korban dengan air sebelum membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.
Jaja, orang tua salah satu korban, mengatakan anak-anak awalnya meminta korek gas dengan alasan hendak menyalakan petasan. Namun korek tersebut ternyata digunakan untuk bermain meriam spirtus.
"Anak saya minta korek gas, katanya mau main petasan. Ternyata dipakai main beleson, tiba-tiba meledak dan tubuhnya terbakar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Saat ini kedua bocah dirawat intensif di IGD Klinik Antasari Farma. Tim medis terus memantau kondisi korban guna mencegah infeksi dan memastikan proses pemulihan berjalan baik.
Peristiwa meriam spirtus meledak di Lebak ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat. Permainan berbahan bakar spirtus kerap dimainkan anak-anak, terutama menjelang dan selama Ramadan.
Orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak guna mencegah kejadian serupa terulang. Permainan berbahaya seperti meriam spirtus dinilai memiliki risiko tinggi dan dapat mengancam keselamatan.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait